GIGI BERLUBANG ITU SEREM TAU JUJUR

Dipublikasikan pada: 07 Apr 2026

GIGI BERLUBANG ITU SEREM TAU... JUJUR!

Oleh: drg. Lauren & drg. Fulan

 

                Banyak orang meremehkan gigi berlubang karena terkadang rasa sakitnya datang dan pergi. Namun, membiarkan kondisi ini tanpa penanganan medis profesional dapat memicu masalah kesehatan yang jauh lebih serius, termasuk infeksi pada jantung atau yang dikenal sebagai Endokarditis.

KOK BISA GIGI LUBANG?

                Sebenarnya bagaimana Gigi Bisa Berlubang? Gigi berlubang terjadi karena interaksi kompleks antara empat faktor utama: Gigi (tuan rumah), 700 Bakteri dalam rongga mulut (utamanya Streptococcus mutans), Makanan (karbohidrat/gula), dan Waktu. Penyakit karies atau gigi berlubang tidak terjadi secara mendadak, melainkan melalui proses infeksi yang merusak jaringan keras gigi secara bertahap. Berikut adalah tahapan perjalanannya:

 

Tahap 1: Pembentukan Plak (Titik Awal)

                Setiap hari, sisa makanan yang mengandung gula dan karbohidrat menempel pada permukaan gigi. Bakteri spesifik di dalam mulut, terutama Streptococcus mutans, berkembang biak pada sisa makanan tersebut. Kumpulan bakteri dan sisa makanan ini membentuk lapisan lengket yang disebut plak.

Tahap 2: Serangan Asam (Demineralisasi)

                Bakteri di dalam plak mengubah gula dari sisa makanan menjadi zat asam. Kondisi asam ini menyebabkan proses demineralisasi, yaitu pengikisan mineral pada lapisan email (lapisan terluar gigi) secara permanen. Pada tahap ini, mulai terbentuk lubang kecil yang seringkali belum terasa sakit.

Tahap 3: Kerusakan Jaringan Dalam (Karies Mencapai Saraf)

                Jika lubang kecil dibiarkan, pembusukan akan menembus lapisan dentin hingga mencapai pulpa(saraf dan pembuluh darah gigi). Gejala yang muncul biasanya berupa rasa nyeri tajam, "nyut-nyutan", hingga gangguan tidur dan makan karena saraf gigi sudah terinfeksi.

GIGI BERLUBANG DAPAT MEMPERPARAH PASIEN DENGAN PENYAKIT SISTEMIK

                Lalu apa hubungannya dengan penyakit sistemik? Gigi berlubang yang sudah mencapai saraf bertindak seperti pintu gerbang yang terbuka lebar bagi bakteri jahat. Bakteri masuk ke pembuluh darah di dalam gigi dan ikut mengalir menuju jantung. Bakteri tersebut dapat menempel pada katup jantung dan menyebabkan infeksi serius yang disebut Endokarditis.

TINDAKAN PENCEGAHAN YANG DAPAT DILAKUKAN DI RUMAH

                Maka dari itu, menjaga kesehatan mulut adalah investasi untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan. Apa saja yang dapat dilakukan untuk mencegah gigi berlubang?

1.       Menyikat gigi minimal 2 kali sehari, yaitu setelah sahur/sarapan dan sebelum tidur.

2.       Menggunakan pasta gigi yang mengandung fluoride untuk memperkuat email gigi.

3.       Membersihkan sela-sela gigi dengan benang gigi (dental floss) untuk menjangkau area yang tidak terjangkau sikat gigi.

SUDAH RAJIN SIKAT GIGI, TAPI MASIH ADA GIGI BERLUBANG

                Sudah sikat gigi rajin, tapi kok masih lubang ? Ini saatnya datang ke dokter gigi untuk dilakukan tindakan preventive secara profesional.

1.       Topikal Aplikasi Fluoride: Memberikan mineral tambahan untuk memperkuat email gigi agar lebih tahan terhadap asam.

2.       Fissure Sealant: Menutup celah atau parit dalam pada gigi geraham agar sisa makanan tidak terjebak.

3.       Scaling: Pembersihan karang gigi untuk menghilangkan sarang bakteri dan mencegah peradangan gusi.

Jangan tunggu hingga rasa sakit menghambat aktivitas Anda. Segera jadwalkan pemeriksaan rutin di Poliklinik Gigi RST dr. Asmir untuk perlindungan menyeluruh!

 

Referensi Jurnal & Sumber:

Wilson, W., et al. (2007). Prevention of Infective Endocarditis. Circulation.

Loesche, W. J. (1986). Role of Streptococcus mutans in human dental decay. Microbiological Reviews.

GIGI BERLUBANG ITU SEREM TAU JUJUR